Abstract: Penelitian ini bersifat eksperimental yang dilakukan di laboratorium PT. PAI Probolinggo. Penambahan catcher dilakukan dengan metode pelapisan setelah masuk hot press, sedangkan uji emisi formaldehida dilakukan menurut metode JAS (Japan Agriculture Standart). Untuk optimasi tersebut dilakukan variasi konsentrasi masing-masing komponen, yaitu 2,5 ; 3,5 ; 4,5 ; 5,5 ; 6,5 % berat untuk asam adipat dan 2,5 ; 3,5 ; 4,5 ; 5,5 ; 6,5 ; 40 ; 50 ; 60 % berat untuk amonium asetat. Selanjutnya dilakukan variasi perbandingan volume catcher campuran pada masing-masing konsentrasi optimum. Variasi perbandingan volume catcher campuran antara asam adipat dan amonium asetat masing-masing adalah 1:9, 3:7, 5:5, 7;3, 9:1. Hasil penelitian menunjukkan bahwa catcher campuran yang optimum adalah campuran 6,5 % Asam adipat dan 60 % Amonium asetat dengan perbandingan volume 5:5. Pelapisan catcher tersebut mampu menurunkan emisi hingga 87,57 %. Plywood yang telah dilapisi catcher tersebut hanya mengeluarkan emisi formaldehida sebesar 0,21 ppm, sehingga plywood yang bersangkutan telah memenuhi standar bintang empat (F****) menurut standar JAS. Pada kondisi optimum ditinjau dari efektivitas dan harga, maka asam adipat 6,5 % (tanpa amonium asetat) merupakan catcher terbaik dengan harga relatif terhadap catcher impor sebesar 31,92 % dan efektivitas relatif terhadap catcher impor sebesar 100 %.
Kata Kunci: catcher, formaldehida, plywood, asam adipat, amonium asetat.